Senin, 14 Desember 2015

Jelawat (Leptobarbus hoevenii) adalah ikan perairan sungai dan danau yang asli berasal dari Semenanjung Malaya dan Pulau Kalimantan. Ukurannya cukup besar, dapat mencapai 60 cm dan merupakan bahan pangan yang cukup populer dan dihargai di Asia Tenggara. Ikan ini pemakan segala (omnivora) dan hidup dalam kelompok. Ikan jelawat merupakan salah satu hasil unggulan laut dari kota Sampit. Ikan jelawat atau sering disebut ikan sultan banyak di temui di sungai dan daerah genangan kawasan tengah hingga hilir. Bahkan di bagian muara sungai.Di kota Sampit sendiri telah di bangun Patung Ikan Jelawat yang mengeluarkan air dari mulutnya. Ini adalah salah satu perlambangan kemajuan kota Sampit sebagai pintu gerbang Kabupaten Kotim dan Kalimantan Tengah. Patung yang gagah dan megah ini juga diharapkan menjadi kebangggan masyarakat Kotim dan Kalteng yang berfungsi sebagai ikon untuk mengenalkan Kotim dan Sampit di seluruh nusantara bahkan juga dunia.

Objek Wisata Patung Ikan Jelawat ini kini makin di minati warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah